BLANTERORBITv102

    Windows Phone 8 “Apollo”

    Sabtu, 25 Februari 2012
    Saat ini sistem operasi Windows Phone yang beredar adalah versi 7.5 Mango. Microsoft pun sudah mengambil kuda-kuda untuk merilis versi baru, yaitu Windows Phone 8 dengan kode nama “Apollo”.
    Windows Phone 8 "Apollo" (sumber: klik link)
    Sistem operasi baru ini akan mendukung prosessor multi-core  dan 4 resolusi layar. Selain itu, Apollo mendukung penyimpanan menggunakan microSD yang dapat dilepas dan radio NFC (Near Field Communication). Sedangkan fitur baru yang saat ini oleh Microsoft sedang dikembangkan adalah layanan transaksi dengan nama “Wallet Experience”. Layanan ini disebut Microsoft sebagai sebuah transaksi digital nirkabel antar 2 perangkat yang sudah menggunakan NFC. Untuk media pembayarannya sendiri menggunakan m-card yang untuk mengaksesnya diperlukan sebuah akun tersendiri. NFC yang ada pun juga digunakan untuk fitur ‘tap-to-share’ yang memungkinkan smartphone bertukar data dengan perangkat lain seperti PC, laptop, tablet dan lain-lain.

    Microsoft memberikan informasi bahwa Windows Phone 8 akan menggunakan komponen yang sama dengan Windows 8 yang siap dirilis. Hal ini memudahkan developer untuk mengadaptasi sebuah aplikasi desktop dan mengubahnya untuk platform smartphone.

    Microsoft juga berharap sekitar 100 ribu aplikasi sudah akan tersedia di Marketplace saat peluncuran Windows Phone nantinya. Salah satu kabar yang santer terdengar adalah aplikasi akan mendapatkan dukungan native code untuk memudahkan pengadaptasian  kode dari aplikasi yang asalnya dikembangkan untuk Android atau iOS ke Windows Phone 8. Walaupun dibangun berdasarkan basis Windows 8, sistem operasi ini masih mampu menjalankan berbagai aplikasi berbasis Windows Phone 7.5 yang saat ini sudah tersedia.

    Khusus untuk aplikasi komunikasi, Skype telah terintegrasi di dalam sistem operasi secara native, sehingga Anda dapat melakukan telepon hampir sama seperti panggilan reguler, bukan layaknya seperti VOIP. Sedangkan untuk aplikasi kamera, Microsoft menghadirkan hardware kamera itu sendiri yang dapat dikustomisasi sedemikian rupa oleh vendor, sehingga belum tentu nantinya tiap vendor akan memiliki kamera yang sama di tiap produknya.

    Salah satu fitur powerful dari sistem operasi ini adalah Data Smart, yang bertujuan untuk menyederhanakan pencarian serta penggunaan data. Dengan begitu, kinerja sistem diharapkan menjadi lebih singkat dan tidak memakan sumber daya tinggi, dan imbasnya pada ketahanan baterai yang lebih lama. Untuk manajemen data yang lain, Windows Phone 8 akan menyediakan rincian penggunaan konsumsi data. Sebagai informasi, fitur ini juga dapat dijumpai di Android Ice Cream Sandwich.

    Berbicara mengenai data, sistem operasi juga dikabarkan telah mengadopsi Skydrive, yaitu layanan online storage berbasis cloud. Anda pun dapat menyimpan dan mengakses seluruh data tanpa perlu melakukan sinkronisasi perangkat dengan PC. Untuk itu, jelas dibutuhkan koneksi internet yang stabil. Sistem operasi pun selalu berusaha aktif mengutamakan koneksi WiFi dan otomatis menghubungkan ke access point mili operator ketika berada dalam jangkauan. Untuk membantu hal tersebut, fitur Local Scout milik Bing Maps akan menampilkan lokasi access point terdekat secara real time.

    Microsoft menawarkan sinkronisasi mudah antara smartphone dengan Windows Phone 8, PC dengan Windows 8 dan TV via Xbox vNext. Dengan begitu, sinkronisasi antar ketiganya dapat berjalan dengan mudah dan dapat ditampilkan di ketiganya secara bersamaan. Bahkan jika ingin anda dapat melakukan panggilan telepon melalui PC via smartphone.

    Untuk jadwal rilis, sepertinya tidak akan dalam waktu dekat ini mengingat Windows 8 sendiri juga belum dirilis. Salah satu vendor yang sudah siap bekerjasama adalah Nokia.
    Nokia (sumber: Situs Resmi Nokia)
    Sumber: Tabloid Komputek

    Author

    Iqbal Alghifari

    BLOGGER DARI KALIMANTAN SELATAN