BLANTERORBITv102

Bahasa Basis Data (Data Base Language)

Kamis, 29 Maret 2012
DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam Disk. Cara berkomunkasi / berinteraksi antara pemakai dengan basis data diatur dalam suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS.

Bahasa ini disebut sebagai bahasa basis data yang meliputi sejumlah perintah (statement) yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali / diproses DBMS untuk melakukan suatu aksi / pekerjaan tertentu.

DESKRIPSI BASIS DATA
Bahasa basis data umumnya dapat ditempelkan (embbeded) ke bahasa pemrogarman lain, misalkan ditempelkan kedalam bahasa Java,C/C++, Pascal, Basic, Fortran,  dan lainnya. Bahasa ini disebut sebagai inang (host language).

Pada program bahasa inang yang telah ditempeli kode-kode bahasa basisdata, maka saat source program dikompilasi  terlebih dahulu dilewatkan ke pre-kompilator (pre-compiler) yang kemudian diterjemahkan sebagai instruksi bahasa basisdata menjadi instruksi asli bahasa pemrograman inang.

Selain itu vendor DBMS juga selalu menyertakan fasilitas interaktif memberi perintah ke DBMS secara langsung.

Cara ini umumnya dipergunakan administrator untuk menjalankan tugasnya mengolah seluruh basisdata organisasi.

KOMPONEN BAHASA BASIS DATA
Berdasarkan fungsinya, bahasa basis data dapat dipilah ke dalam 3 (tiga) bentuk yaitu :

1. Data Control Language (DCL)
2. Data Definition Language (DDL)
3. Data Manipulation Language (DML)

DATA CONTROL LANGUAGE (DCL)
DCL merupakan sub bahasa untuk   mengendalikan struktur internal basisdata, DCL untuk menyesuaikan sistem agar supaya lebih efisian dan DCL sangat bergantung pada vendor.

DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
Struktur / skema basis data yang menggambarkan / mewakili desain basis data secara keseluruhan dispesifikasikan dengan bahasa khusus yaitu DDL. Dengan bahasa ini kita dapat membuat tabel (create table) baru, indeks, mengubah table, menentukan struktur penyimpanan table, dan lainnya. Hasil dari kompilasi perintah DDL, adalah kumpulan table yang disimpan dalam file khusus yang disebut kamus data (data dictionary).

Kamus data merupakan suatu metadata (superdata), yaitu data yang mendiskripsikan data sesungguhnya. Contoh perintah DDL dengan Foxpro adalah create matakuliah, modify report, modify structure, dan lainnya, sedangkan perintah DDL dengan MS-SQL Server 2000, contohnya adalah create new database dbPenjadwalan dan contoh lainnya adalah new table dosen dengan struktur sebagai berikut:

Contoh Create Data Base

Create DataBase
Contoh Create Table
Create Table


DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)
Data Manipulation Language (DML) Bentuk bahasa basis data untuk melakukan menipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data pada dabase dapat berupa :

1). Penyisipan / penambahan data pada file / table dalam
     suatu basis data.
2). Penghapusan data pada file / table dalam suatu basis
     data.
3). Pengubahan data pada file / table dalam suatu basis
     data.
4). Penelusuran data pada file / table dalam suatu basis
     data.

DML merupakan bahasa yang bertujuan memudahkan pemakai untuk mengakses data sebagaimana direpresentasikan oleh model data. Ada 2 (dua) jenis DML adalah sebagai berikuit :

1.Prosedural, yang mensyaratkan pemakai menentukan, data apa yang diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya. Contoh :dBase, FoxBase

2.Nonprosedural, yang membuat pemakai dapat menentukan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkannya. Contoh: SQL, QBE

QUERY
Query adalah pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi di dalam suatu basis data. Query merupakan bagian dari DML yang untuk pengambilan informasi disebut Query Language.

Contoh
Bentuk Query
Hasil Query

Hasil Query


Author

Iqbal Alghifari

BLOGGER DARI KALIMANTAN SELATAN