Senin, 18 Juli 2011

Global Information Access: Computing, Telecommunication and Multimedia Convergence

Ini artikel merupakan tugas dari dosen saya. Judul artikel memang dosen saya beri sesuai kelompok. Sebenarnya, kata teman saya, pa dosen ini ngambil judul dari blog lain juga. Jadi, bingung?? hehe
Moga bermanfaat aja deh ini artikel.



1.             Pendahuluan
Perbedaan zaman dulu dan sekarang dapat terlihat dari sebuah informasi yang didapat secara mudah. Informasi yang didapat pada zaman sekarang makin bervariasi. Dengan teknologi yang canggih dan selalu diperbarui, informasi tidak hanya didapat pada satu tempat dan satu orang saja, tetapi dari berbagai tempat di belahan dunia dan berbagai lapisan masyarakat kita dapat memperoleh informasi.
Convergence dalam bahasa Indonesia adalah konvergensi yang berarti keadaan menuju satu titik pertemuan; dua benda atau lebih yang menjadi satu. Konvergensi dalam kaitannya dengan artikel ini adalah menyatukan batas-batas yang daerah lebih lagi nasional. Akses terhadap informasi sekarang mendunia dan tidak ada sekat diantaranya. Bagaimana tidak kita dapat mengetahui kejadian yang ada di negara lain lewat akses informasi global. Ya, akses informasi global yang dimaksud adalah konvergensi (penyatuan) antara konsep computing, telecommunication dan multimedia.
Kalau anda mengenal istilah TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) dalam era globalisasi ini berarti anda akan mengenal konvergensi konsep computing, telecommunication dan multimedia. Perangkat/alat di zaman sekarang telah menyatukan ketiga konsep itu untuk melayani masyarakat. Berbeda sekali dengan zaman dulu, saat beberapa perangkat/alat masing-masing berjalan sendiri. Contohnya perangkat telepon dan perangkat computer, dan lain-lain.
2.             Konvergensi Computing
Computing dalam bahasa Indonesia adalah komputasi yang berarti cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.

Konvergensi Komputasi dapat anda lihat pada sebuah aplikasi GUI (Graphical User Interface) yang terintegrasi di komputer untuk menampilkan antarmuka interaktif antara pemakai dan komputer berupa gambar, suara, animasi, video, grafik dan tabel. GUI selain membantu dalam visualisasi antarmuka, juga memberikan data, aplikasi, layanan dan jaringan sehingga dapat berkomunikasi.
Sebuah trend yang patut kita simak yaitu banyaknya pemakai perangkat BlackBerry atau lebih dikenal dengan BB. BB merupakan konvergensi komputasi dengan komunikasi data bergerak. BB mempunyai layanan yang banyak dibicarakan orang yaitu BBM (BlackBerry Messengger). BBM mengganti fungsi SMS yang notabene memerlukan biaya kirim. SMS yang memerlukan nomor ponsel yang mengirim dan diterima, sedangkan BBM hanya memerlukan nomor pengenal yang biasa disebut PIN.

3.             Konvergensi Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah teknologi yang mengirimkan informasi melalui jarak untuk tujuan komunikasi. Pada zaman dulu, telekomunikasi melibatkan penggunaan sinyal visual, seperti suar , asap, telegraf semaphore , bendera sinyal , dan optik heliographs , atau pesan audio melalui drumbeats kode, tanduk ditiup-paru, atau dikirim oleh peluit keras, misalnya. Dalam era modern dari listrik dan elektronik, telekomunikasi sekarang juga meliputi penggunaan alat listrik seperti telegraf , telepon , dan teletypes , penggunaan radio dan komunikasi microwave , serta serat optik dan elektronik terkait, ditambah penggunaan mengorbit satelit dan internet.
Konvergensi telekomunikasi atau jaringan konvergensi atau hanya konvergensi adalah istilah yang luas digunakan untuk menggambarkan teknologi yang sedang berkembang, dan desain arsitektur jaringan yang digunakan untuk bermigrasi jaringan suara dan data dalam satu jaringan. khusus ini melibatkan konvergensi media yang berbeda seperti sebelumnya teleponi suara dan internet ke interface umum pada perangkat tunggal. Media Komunikasi termasuk media elektronik, media telekomunikasi dan media penyiaran awalnya dikembangkan sebagai operasi usaha jasa yang berbeda. Penyiaran, suara telepon dan layanan komputer online berevolusi pada platform yang berbeda: TV dan radio, telepon dan komputer dan dikelola oleh dukungan sistem bisnis yang berbeda. Media penyiaran masing-masing yang berbeda-beda diatur secara berbeda oleh regulator yang berbeda.
Konvergensi juga mengangkat beberapa perdebatan tentang klasifikasi jasa telekomunikasi tertentu. Sebagai garis antara transmisi data, cast audio dan transmisi suara terkikis, regulator dihadapkan dengan tugas cara terbaik untuk mengklasifikasikan segmen berkumpul sektor telekomunikasi.
Beberapa pengembangan dalam konvergensi telekomunikasi yang menghasilkan teknologi:
·                Location Based Service yaitu Semua layanan yang menggunakan informasi lokasi geografis sebagai komponen layanan. Location based services memungkinkan pengguna (users atau machines) untuk mencari lokasi pengguna lain, dan/atau mengidentifikasi lokasinya sendiri (contoh: layanan navigasi). Layanan ini diharapkan merepresentasikan porsi layanan yang tinggi pada 3G networks.
·                Voice over IP (VoIP) yaitu Komunikasi voice melalui packet switched IP networks. Dengan menggunakan Internet sebagai backbone, dapat menyediakan layanan jarak jauh dengan biaya murah.
·                Dan banyak lagi.

4.             Konvergensi Multimedia
Multimedia berarti kombinasi  dari teks, video, audio, animasi, grafik yang disajikan lewat media interaktif dengan pengguna. Adanya konvergensi multimedia membuat multimedia semakin terintegrasi dengan media lainnya. Media lainnya adalah media massa (TV), telekomunikasi (handphone) dan komputer. Ada 3 aspek yang ada dalam konvergensi media yaitu, konten, platform dan distribusi.
Banyak kalangan yang ikut terjun dalam mendukung konvergensi multimedia seperti perusahaan software dan hardware komputer, perusahaan telekomunikasi, perusahaan media massa dan lain-lain. Konvergensi Multimedia mendorong terjadinya pergeseran era triple-play (gambar, suara, dan data) dan quad-play (triple-play dalam satu perangkat) menuju era tera-play (devices, networks, services & content dan customers). Semula perangkat yang hanya ada gambar, suara dan data, telah berevolusi menjadi sebuah kebutuhan baru bagi konsumen/pemakai. Perangkat dilengkapi dengan jaringan internet nirkabel dan bergerak, mempunyai konten yang diperlukan seperti peta untuk menghindari kemacetan.
Layanan multimedia, yang awalnya dikenal dari Internet, dimulai dengan dikenalkannya jaringan bergerak 3G. Hal ini disebabkan ketersediaan kapasitas yang lebih tinggi pada jaringan 3G. Layanan multimedia juga relevan pada GPRS dan khususnya EDGE, di mana kapasitas yang tersedia mencukupi intuk layanan yang mengandung komponen-komponen, misalnya, video, audio dan text. Multimedia Messaging System (MMS) merupakan perkembangan dari Short Message System (SMS) yang telah sukses dalam pasar 2G di negara-negara Eropa. Ekspektasi yang tinggi dari layanan MMS terbukti dari berbagai hasil analisis, seperti yang disebutkan dalam UMTS reports

5.             Dampak Konvergensi
Dampak konvergensi dibidang teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) adalah:
a.         Lifestyle atau gaya hidup masyarakat berubah seiring dengan waktu makin canggih. Masyarakat menjadi konsumen terbesar terhadap perangkat/alat seperti handphone, smartphone, tablet PC. Kemudahan dan layanan yang diberikan produsen terhadap perangkatnya masig-masing, membuat masyarakat memerlukannya. Contoh: handphone yang dulunya hanya untuk SMS dan telepon, sekarang bisa internet (e-mail dan chatting), video conference dan lain-lain.
b.        Hukum dan perundang-undangan pun juga ikut berkembang seiring perkembangan TIK. Adanya lisensi pada setiap produk baik perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) meneguhkan bahwa hukum melindungi hak cipta terhadap barang. Dan adanya Undang-Undang Tentang Hak Cipta dalam rangka memberikan perlindungan bagi karya intelektual yang bersangkutan secara jelas. Sekarang hukum juga melindungi konsumen dari kerugian yang diakibatkan oleh perangkat yang dimiliki. Di Indonesia juga dibuat Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
c.         Dunia bisnis pun tidak ketinggalan juga atas dampak ini. Adanya monopoli dalam pasar teknologi misal sistem operasi yang sekarang banyak digunakan konsumen adalah Windows dari Microsoft, walaupun ada sistem operasi lain seperti Linux dan Mac OS (Apple). Selain monopoli, persaingan atau kompetisi juga terjadi pada produsen di bidang TIK. Contohnya, produsen handphone berlomba-lomba untuk membuat handphone dengan layanan yang terbaik, dan juga mengeluarkan produk terbaru semisal smartphone dan ini menjadi trend produk pada zaman sekarang.









DAFTAR PUSTAKA

Binanto, Iwan. 2010. Multimedia Digital: Dasar Teori dan Pengembangannya. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Usthof. 2010. Kita Dalam Kesenjangan Konvergensi
http://alkalamu.wordpress.com/2010/12/25/melampaui-kesenjangan-dan-konvergensi/
Diakses pada tanggal 23 Maret 2011

Wikipedia. 2011. Komputasi.
http://id.wikipedia.org/wiki/komputasi
Diakses pada tanggal 23 Maret 2011
Wikipedia. 2011. Telecommunication Convergence.
http://en.wikipedia.org/wiki/Telecommunication_convergence
Diakses pada tanggal 16 Maret 2011
Wikipedia. 2011. Telecommunication
http://en.wikipedia.org/wiki/Telecommunication
Diakses pada tanggal 16 Maret 2011


Global Information Access: Computing, Telecommunication and Multimedia Convergence Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mohammad Iqbal Al Ghifari

0 komentar: