Jumat, 19 April 2013

Masih Mencari Pendidikan di Indonesia?

Ternyata pendidikan di Indonesia, negara yang saya diami sekarang ternyata masih mencari bagaimana bentuknya. Mulai dari kurikulum yang berubah hingga sekarang dengan yang akan digadang-gadang menjadi kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013. 

Begitu juga dengan UN atau Ujian Nasional. Saya baru mengetahui atau mungkin menyadari bahwasanya Indonesia telah mengalami masa pencarian bentuk ujian/tes dalam penentuan lulusnya seorang pelajar di tingkat SD/SMP/SMA sederajat di seluruh Indonesia. Ya, saat saya membaca headline koran Banjarmasin Post Kamis 18 April 2013 membahas UN. Ternyata, UN di Indonesia sudah lama dilakukan hampir 50 tahun. Tepatnya UN di Indonesia berlangsung selama 48 tahun, dilaksanakan oleh 19 Menteri Pendidikan, dan dengan 5 Model ujian yang berganti konsep atau cuma nama aja diganti.

Berikut penjelasannya yang saya ingin bagikan kepada kalian semua, ini merupakan tulisan ulang dari koran BPost:

Ujian Nasional di Indonesia sudah 48 Tahun, dilaksanakan 19 Menteri, dengan 5 Model
  • Ujian Negara (1965-1971). 6 Tahun. 4 Menteri: Priono (1957-1965), Sarino Mangunpranoto (1965-1976), M. Sanusi Hardjadinata (1967-1968), Mashuri Saleh (1968-1973)
  • Ujian Sekolah (1972-1979). 7 Tahun. 4 Menteri: Mashuri Saleh (1968-1973), Sumantri Brojonegoro (1973), Syarief Thayeb (1974-1978), M. Daoed Joesoef (1978-1983)
  • Ebtanas (1980-2000). 20 Tahun. 7 Menteri: M. Daoed Joesoef (1978-1983), Nugroho Notosusanto (1983-1985), Fuad Hasan (1985-1993), Wardiman Djojonegoro (1993-1998), Wiranto Arismunandar (1998), Juwono Sudarsono (1998-1999), Yahya Muhaimin (1999-2001)
  • Ujian Akhir Nasional (2001-2004). 3 Tahun. 2 Menteri: Yahya Muhaimin (1999-2001), Abdul Malik Fajar (2001-2004)
  • Ujian Nasional (2005-2013). 8 Tahun. 2 Menter: Bambang Sudibyo (2004-2009), Muhammad Nuh (2009-sekarang)

sumber: Koran Banjarmasin Post (epaper.banjarmasinpost.co.id)

Ini merupakan headline yang saya ambil dari Koran Banjarmasin Post
Wow, 48 tahun sudah UN, dan tahun ini paling kacau, mulai dari distribusi telat sehingga UN di beberapa daerah termasuk daerah saya di Kalimantan Selatan ikut diundur jadwalnya. Semoga tahun ini adalah UN terakhir. Perlu ada perbaikan dalam sistem pendidikan kita, jangan mendewakan UN sebagai kelulusan seseorang. Banyak faktor lain selain hanya menjawab soal UN yang bisa membuart orang sukses di hidupnya.

Sebenarnya sih judul ini harusnya Pendidikan di Indonesia Masih Mencari Bentuk, ya gak, bukan Masih Mencari Pendidikan di Indonesia? hehe

Masih Mencari Pendidikan di Indonesia? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mohammad Iqbal Al Ghifari Al Awalaien

3 komentar:

Adittya Regas mengatakan...

makin tahun UN makin menyulitkan menurut saya

ivan verys mengatakan...

Thanks ya sob udah share .......................



bisnistiket.co.id

ivan verys mengatakan...

Thanks ya sob udah share .......................



bisnistiket.co.id