Senin, 05 Maret 2012

Info Tentang Baterai Notebook

Banyak iklan-iklan notebook selalu mencantumkan lamanya kekuatan baterai. Misalnya, baterai tahan sampai 5 jam penggunaan. Tapi begitu notebook tersebut digunakan, baru 3 jam anda sudah harus menchargenya lagi. Lalu apakah produsen notebook itu bohong, atau ada yang salah? Berikut ini adalah penjelasannya.

Pada umumnya, kekuatab baterai diuji dengan aplikasi bernama MobileMark. Saat menjalankan pengujian, secara praktis notebook tidak menjalankan apa-apa, misalnya tidak terkoneksi ke Wi-Fi, tidak sedang memutar CD, tidak ada perangkat tambahan dan lain-lain. Hasil pengujian inilah yang dijadikan referensi untuk menentukan lamanya kekuatan baterai. Sementara saat notebook kita gunakan sendiri, kondisinya tentu tidak sama seperti saat pengujian. Yang mengakibatkan daya tahan baterai tidak sama seperti yang diiklankan. Hal ini bisa dianalogikan dengan konsumsi bahan bakar pada kendaraan bermotor. Bila ada yang mengklaim sebuah kendaraan yang membutuhkan 1 liter BBM untuk 50 Km. Itu karena kendaraan tersebut dijalankan secara terus menerus dalam kecepatan konstan, tanpa ada proses berhenti dan jalan lagi. Bila hal ini dipraktikkan pada kegiatan berkendaraan sehari-hari, tentu rasio 1:50 itu tidak akan terbukti. Sebab di jalan tentu kita terkena macet, jalan sedikit terus berhenti lagi. Hal seperti itu bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Cara kita menggunakan notebook tentu berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang doyan main game di notebook, ada yang cuma untuk mengetik saja dan banyak lainnya.

Semakin lama anda memiliki sebuah notebook, keefektivan baterainya akan terus menurun. 
Ditambah dengan proses charging berulang-ulang, ketahanan baterainya pasti berkurang. Itulah kenapa banyak orang yang menjual baterai untuk notebook-notebook keluaran lama. Karena baterai, misalnya Li-ion, memiliki umur rata-rata 2 sampai 3 tahun.
Baterai Notebook - Laptop
Catatan:
  • MobileMark. Merupakan aplikasi benchmark baterai yang berbasiskan penggunaan aplikasi sehari-hari. MobileMark dikembangkan oleh BAPCO dan versi terakhirnya adalah MobileMark 2007.
  • Li-ion. Baterai Lithium-ion, atau disingkat Li-ion adalah salah satu dari tipe baterai rechargeable. Lithium ion bergerak dari anoda (kutub positif) ke katoda (kutub negatif) saat digunakan. Dan Lithium-ion agak bergerak kembali dari katoda ke anoda saat dilakukan proses charging. Baterai jenis ini banyak digunakan pada consumer electroni. Kepopuleran baterai ini dikarenakan beberapa alasan, seperti baterai jenis ini portable, dengan ratio energi banding berat yang baik, minim memory effect dan lain sebagainya.

Info Tentang Baterai Notebook Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mohammad Iqbal Al Ghifari Al Awalaien

8 komentar:

GUBUK 45 mengatakan...

sampai whini ane bisanya cuma mahayal-hayal bisi notebook nh,,, heee
mdahn ad rezeki,,, :D

Uzanks Al Ghifari mengatakan...

@gubuk45: amin mudahan ada rezeki, yang penting ada mimpi dan kemauan keras kawan ae

GUBUK 45 mengatakan...

amiin,,, makasih atas semangatnya,,,, :D he

Uzanks Al Ghifari mengatakan...

@gubuk45: oke sama2

Androidtan mengatakan...

Oh begitu ya, ternyata standar mereka dalam hal pengukuran lama baterai adalah, jika tidak menjalankan program apa-apa di laptop.

Uzanks Al Ghifari mengatakan...

@androidtan: yup mas.... semoga bermanfaat

merawat notebook mengatakan...

iya gan, sering banget nih baterai notebook bocor. makasih bgt atas infonya gan :D

Uzanks Al Ghifari mengatakan...

@merawat notebook: iya gan , tgl kita aja sering2 rawat dan bersihkan notebooknya