Membuat Aplikasi Multimedia

Multimedia merupakan kombinasi dari teks, seni, suara, gambar, animasi dan video. Kombinasi tersebut disampaikan dengan komputer lalu dimanipulasi secara digital sehingga dapat disampaikan secara interaktif. Dalam perkembangannya multimedia telah dijadikan aplikasi untuk berbagai keperluan mulai dari bisnis, pendidikan, retail, tempat umum dan lain-lain.

Nah, untuk membuat produk aplikasi multimedia ada beberapa tahapan, yaitu:
Tahap Menyiapkan Alat/Perangkat
Disini kita siapkan alat/perangkat untuk mengerjakan aplikasi ini. Komputer (PC) yang dipakai harus sesuai dengan kebutuhan kita. Mulai perngkat keras (hardware) seperti CPU, VGA Card, CD/DVD ROM/RW, mouse, keyboard, monitor, mocrofon, handycam, kamera digital, speaker, printer, harddisk, jaringan internet dan lain-lain. Untuk perangkat lunak (software) kebanyakan yang terkenal mempunyai lisensi (tidak gratis) yang harus dibeli seperti Adobe Flash, Adobe Audition, Adobe Photoshop, Corel Draw dan lain-lain.
Tahap Konsep Aplikasi
Dalam tahap ini, kita mengonsep produk aplikasi yang diinginkan oleh klien atau konsumen, sehingga dihasilkan jenis, identitas dan tujuan aplikasi multimedia yang dibuat. Ditahapan ini juga kita harus memperhitungkan biaya dan waktu produksi, sehingga tidak terjadinya keterlambatan dalam pembuatan dan bengkaknya biaya tanpa perencanaan yang matang. Biasanya bentuk konsep dalam tahapan ini adalah tulisan dan uraian.
Tahap Merancang Aplikasi
Tahap ini membuat spesifikasi gambar, gaya, tampilan dan kebutuhan untuk sebuah aplikasi yang dibuat. Spesifikasi dibuat serinci mungkin sehingga pada tahap berikutnya, tidak ada lagi perubahan atau keputusan baru, cukup spesifikasi dalam tahap ini yang disetujui. Bentuk rancangan dalam tahapan inin kebanyakan memakai storyboard.
Tahap Mengumpulkan Bahan
Tahapan ini kita mengumpulkan bahan yang sesuai dengan kebutuhan produksi. Bahan tersebut antara lain gambar (clip art), foto, animasi, video, teks, suara, backsound, background, dan lain-lain. Biasanya tahap ini berjalan secara bersamaan dengan tahap pembuatan aplikasi.
Tahap Pembuatan Aplikasi
Pembuatan aplikasi didasarkan pada tahap rancangan, seperti storyboard, bagan alir dan struktur navigasi. Disini juga tahapan dari kombinasi perancangan, bahan dan alat. Pembuatan aplikasi membutuhkan kerja keras dari tim produksi, mengejar deadline yang telah ditetapkan.
Tahap Pengujian Aplikasi
Setelah tahap pembuatan selesai, perlu sebuah produk aplikasi diuji sebelum sampai ke tangan klien atau pemakai. Pengujian dilakukan untuk melihat apakah ada kesalahan atau tidak dan perlukah ada penambahan pada produk tersebut. Disini ada juga tahapan yang harus dilalui yaitu tahap pengujian alpha yang dilakukan oleh pembuatnya sendiri dan setelah itu tahap pengujian beta yang melibatkan pengguna akhir.
Tahap Akhir
Aplikasi siap diluncurkan atau diserahkan kepada klien/pemakai, maka dibuatlah media penyimpanan. Biasanya aplikasi multimedia yang sudah jadi dalam bentuk file .exe dan dibuat file installer-nya. Dalam tahap ini perlu adanya evaluasi terhadap produk aplikasi multimedia untuk pengembangan selanjutnya.


Perlunya Kreatifitas
Membuat produk aplikasi multimedia yang memiliki cita rasa yang tinggi pastinya mempunyai kunci yang penting. Kunci penting itu adalah kreatifitas. Kreatifitas sebenarnya susah-susah gampang. Kreatifitas bisa datang secara langsung atau secara tiba-tiba.

Sebuah aplikasi multimedia memerlukan kreatifitas dalam membuat dan menjadikan sebuah produk yang mempunyai ciri khas dan identitas sendiri. Dengan ciri khas dan identitas yang dimiliki produk aplikasi multimedia akan menjadikan produk itu berharga dan berguna. Ketertarikan tinggi konsumen (user) terhadap produk yang memiliki ciri khas dan identitas itu menyiratkan bahwa produk tersebut mewakili keinginan konsumen.

Kreatifitas merupakan harga mati yang harus diselipkanm pada produk aplikasi multimdia. Ide dan rancangan yang dihasilkan dari kreatifitas pembuat pastinya menginginkan produknya itu layak digunakan. Konsumen pun menginginkan hasil kreatifitas pembuat aplikasi multimedia yang menjadi sebuah produk dapat mewakili keinginan mereka.

Dengan latihan terus-menerus dapat memunculkan dan mengembangkan kreatifitas dalam pembuatan produk aplikasi multimedia.

inspirasi dari UAS Aplikasi Multimedia, sumber:bahan mata kuliah Aplikasi Multimedia