Minggu, 24 Juli 2011

Saatnya Asia Menjajah Eropa!


Saat Thaksin Sinawatra, mantan Perdana Menteri Thailand membeli klub sepakbola Manchester City. Banyak yang pesimistis, pemilik klub dari Asia tersebut hanya mengambil keuntungan bisnis. Tetapi, mereka sadar bukan hanya semata bisnis dalam memiliki klub sepakbola, melainkan prestasi juara yang dapat dibanggakan di hadapan pencinta klub. 

Dalam kurun 5 tahun, pengusaha dari benua Asia membeli dan mengambil alih kepemilikan beberapa klub sepakbola di liga Eropa. Bahkan ada klub terkenal seperti Manchester City dan Paris Saint Germain (PSG).  

Berikut nama-nama pengusaha Asia yang menguasai klub-klub di Liga Eropa:

  1. Balaji dan Venkatesh Rao (Venky’s). Balaji dan Venkatesh Rao berasal dari India merupakan anak dari keluarga Rao pemilik perusahaan bernama Venky’s. Venky’s adalah perusahaan yang bergerak di bidang peternakan (vaksinasi hewan, makanan olahan, . Mereka berhasil mengambil alih saham sebesar 99,9% klub Blackburn Rovers dari pemilik terdahulu yaitu Jack Walker pada 19 November 2010. 
  2. Lakshmi Mittal.Lakshmi Mittal berkebangsaan India merupakan raja baja dunia mempunyai saham di klub yang baru promosi di Premier League (Inggris) yaitu Queen’s Park Rangers (QPR). Walaupun hanya memiliki saham sebesar 33% sejak tahun 2007, berkat tangan dingin Mittal dengan menempatkan menantunya, Amit Bathia sebagai vice chairman mampu menyelamatkan QPR dari carut-marut saat ditangani Flavio Briatore. Tetapi, kepercayaan Mittal ini akhirnya mundur karena berselisih dengan Bernie Ecclestone, pemilik saham terbesar. Pada Mei lalu, Mittal sempat menawar semua saham milik Bernie Ecclestone, namun sang pemilik saham terbesar mematok harga 100 juta pounds untuk klubnya, sehingga Mittal pun mengurungkan niatnya.
  3. Sheik Mansour bin Zayed Al Nahyan. Sheik Mansour bin Zayed Al Nahyan dan Sulaiman Al Fahim pada 1 September 2008 mengambil alih kepemilikan klub Manchester City dari Thaksin Sinawatra (mantan PM Thailand). Sheik Mansour yang merupakan anggota kerajaan Uni Emirat Arab (UEA) juga pemimpin International Petroleum Investment Company yang memegang 71 persen saham Aabar Investment yang bergerak di perminyakan. Pada tahun 2010, dia ditempatkan di posisi ke 6 dalam daftar orang paling berpengaruh di olahraga oleh The Times. Faktor keluarga kerajaan-lah yang membuat perusahaan maskapai penerbangan Ettihad Airways menjadi sponsor utama dan nama stadion Manchester City, The City of Manchester berubah menjadi stadion Ettihad dengan nilai kontrak 400 juta pounds (sekitar  Rp 5,4 triliun). 
  4. Sheik Tamim bin Hamad Al Thani. Pada 30 Juni lalu, klub papan atas Perancis, Paris Saint Germain (PSG) dibeli oleh perusahaan dari Qatar yaitu Qatar Sports Investments. Perusahaan yang dimiliki oleh Sheik Tamim bin Hamad Al Thani yang juga pangeran mahkota Qatar ini membeli saham PSG sebesar 70% dari Coloni Capital. PSG pun akan dibawanya menjadi raksasa Eropa dalam waktu lima tahun. Sheik Tamim memang hobi olahraga, dengan banyak jabatan berkaitan dengan bidang ini seperti ketua Komite Olimpiade Qatar. 
  5. Sheik Abdullah Al Thani. Klub Spanyol, Malaga yang selalu berada di papan tengah mempunyai pemilik baru setelah Sheik Abdullah Al Thani yang berasal dari Qatar membeli saham klub dari Lorenzo Sanz dengan harga 36 juta euro. Abdullah dikenal dengan pengusaha dan miliarder, juga punya hubungan keluarga dengan kerajaan Qatar. Selain anggota direksi Bank Qatar, juga pemilik peternakan kuda Al Naif Stud dengan karyawan 3.000 orang dan cabang di 30 negara. 
  6. Sheik Butti bin Suhail Al Maktoum. Getafe, klub Spanyol telah diambil kepemilikan oleh Sheik Butti bin Suhail Al Maktoum pada 21 April 2011 dengan nilai 70 hingga 90 juta euro. Sheik Butti yang memiliki perusahaan Royal Emirates Group (REG) merupakan perusahan yang bergerak di bidang pariwisata hingga perminyakan, berbagai bidang digeluti perusahaan yang menjadi tonggak bisnis kerajaan Uni Emirat Arab di Internasional. 
  7.  Ahsan Ali Syed. Berasal dari India, Ahsan Ali Syed membeli klub Spanyol, Racing Santander dengan harga 30-40 juta euro pada 21 Januari 2011. Ahsan Ali Syed pernah ingin membeli Blackburn Rovers tetapi gagal. Ahsan Ali Syed merupakan presiden Western Gulf Advisory (WGA) yang berbasis di Belanda. Dia berhasil memanajeman 133 perusahaan di seluruh dunia. 
  8. Majid Pishyar. Pernah memilki klub sepakbola yaitu Admira Wacker (Austria) tapi gagal, tak membuat Majid Pishyar putus asa. Pengusaha asal Iran ini membeli klub dari Swiss yaitu Servette Genf pada 19 Juni 2008. Prestasi bagus pun diraih dengan lolos ke Super League akhir musim lalu. Tidak puas dengan satu klub, Pishyar yang juga CEO 32 Group yang berbasis di Dubai membeli klub dari Portugal Beira Mar pada 26 Mei 2011. 
  9. Bakrie Grup. Keluarga Bakrie yang merupakan grup pengusaha keluarga terkaya di Indonesia juga ikut berkiprah dengan membeli klub divisi 2 Belgia yaitu Royal Cercle Sportif (RCS) Vise. Keluarga Bakrie yang diwakili oleh putra Nirwan D Bakrie, Andika Nuraga (Aga) Bakrie melakukan pembelian saham yang dikabarkan saham mayoritas tersebut pada 15 April 2011 di Vise, Belgia dari presiden klub sebelumnya, Guy Thiry. Vise dipilih Karena infrastruktur yang lengkap dan perkembangan klub yang melesat. Tidak salah, Aga Bakrie menargetkan Vise bisa tembus Jupiler League (Divisi Atas Belgia) dalam 2 tahun. 
  10. Iman Arif. Iman Arif, nama yang kita kenal karena berkiprah sebagai pengurus PSSI mulai dari manajer timnas dan BTN (Badan Tim Nasional). Ternyata Iman Arif memiliki saham sebesar 20% di salah satu klub Divisi Championship Inggris, Leicester City. Dengan perusahaan yang dipimpinnya, Cronus Sports Management (bergerak di bidang olahraga, contoh Sekolah Sepakbola Arsenal), Iman Arif menginginkan Leicester City sebagai klub untuk menampung pemain Indonesia yang berbakat untuk bermain di liga Eropa.


Balaji dan Venkatesh Rao - Blackburn Rovers

Lakhsmi Mittal - QPR
Sheik Mansour bin Zayed Al Nahyan - Manchester City
Sheik Tamim bin Hamad Al Thani -PSG
Sheik Abdullah Al Thani - Malaga
Sheik Butti bin Suhail Al Maktoum - Getafe
 Ahsan Ali Syed - Racing Santander
Majid Pishyar - Servette & Beira Mar
Aga Bakrie - CS Vise
Iman Arif - Leicester City

sumber gambar: Google
sumber materi: Tabloid Soccer & Google

Saatnya Asia Menjajah Eropa! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mohammad Iqbal Al Ghifari

0 komentar: